Tuesday, October 15, 2013

PERCAYA


Saat lelah jadi alasan terkuat untuk berhenti, saat rasa percaya berubah menjadi angin dan saat cahaya matahari bukan lagi bagian dari dunia ku, aku memilih tidak percaya dengan apa yang ku dengar, tidak melihat dengan kedua mata yang miliki , tidak menggenggam dengan tangan. Namun melepaskannya dengan hati.


Keindahan yang di lihat oleh mata bukan bagian dari duniaku, saat mata bisa berbohong dan saat cinta menjadi alasan manusia untuk kebencian. Aku berhenti !
Manytimes “desire”  to be LOVE, “falsehood” to be “LOVE” , many bad things to be “LOVE”. How can ?


My life for my dreams.  Ini bukan tentang cinta, kebohongan, kepalsuan atau penghianatan. Ini tentang jalan –NYA. Aku punya halte pemberhentian, apa jadinya jika “halte”ku bias berjalan ? sekali lagi ini bukan tentang cinta. Ada manusia yang hidup untuk memilih , ada yang di pilih dan ada yang terpilih. Bahagia bukan tentang dia yang kau dapatkan dengan sepenuh hati, bahagia bukan bisa memilih, di pilih atau terpilih. Bahagia itu seperti bunga yang mekar pada waktunya dan dengan sendirinya. Bahagia itu seperti hujan yang datang dan angina yang menemaninya.
Dan bahagia untuk ku seperti…………. (aku masih menunggu seperti apa bahagia –“ku”)








Wednesday, July 24, 2013

Jalan-Nya

Salah ku jika Tuhan ingin kami bersama ? salah ku jika aku punya jalan pintas ? cerita ku, dia dan kita ada karna Tuhan menginginkannya. Apa aku bisa memilih ingin bertemu siapa hari ini ? Apa aku bisa memilih tidak ingin bertemu siapa hari ini ?

Aku melewatinya. membiarkan segalanya mengalir . Salah ku jika kalian hanya bertemu dalam sebuah kesempatan tanpa ada yang -ke dua ?


Salah ku jika ada yang menggenggam tangan ku dan bercerita isi hatinya dengan terus tersenyum atau terus menangis ? aku bukan pencipta, aku tak memiliki kuasa untuk membuat bibit - bibit yang sudah ada tumbuh menjadi bunga-bunga. Aku hanya jadi aku dan segalanya terjadi begitu saja.

Cerita kita karya Tuhan. Apa aku pernah memaksa untuk melalui segalanya hanya dengan ku ? Apa aku pernah merampas mu dari tangan orang lain ? kau yang memilihnya dan aku hanya menyambut uluran tangan mu, mengenggamnya dan kita tak pernah saling melepaskan.

Hati yang tak tersentuh, rasa kecewa yang tak terobati. obat dari rasa sakit adalah sakit itu sendiri. Aku hanya menjalani sesuatu karna aku yang memilihnya atau ada orang lain yang akan memilihkannya. keduanya sama, sama- sama harus ku jalani.





Tuesday, July 23, 2013

masa lalu tidak untuk di lupakan

pagi itu web sosial menggugah untuk mencari cari orang di masa lalu. again, masalalu jadi bayang- bayang. gak salah sih, gak perlu di lupain tapi gak mesti di ingat - ingat terus kan. awal cerita yang di mulai dengan keegoisan berujung perpisahan dan itu yang terjadi. Batapa rapuhnya sebuah kata "harapan" saat bermimpi pun tak mampu. aku mengenalnya lebih dulu memang, tapi ini lah yang ku sebut takdir. aku bersamanya namun tanpa ku tahu dia punya masa lalu yang selalu jadi bayangan bagian dari dirinya entah sampai kapan. aku mengenal orang- orang terdekatnya dan mulai mengerti lingkungan pergaulannya. semampu ku beradaptasi. adik-adikannya, kakak-kakaknya, keluarganya. pelan - pelan ku raba bayangan itu dan pada akhirnya aku tahu ada luka di sana.


Di akhir perjalanan ku dengannya, aku menyadari 2 hal. yang pertama, mereka lebih dari statusnya. tidak ada yang bisa membatasi pikiran selain sang empunya. dan yang kedua, aku hanya jalan lain untuk mendapatkan sesuatu yang lain. banyak cerita yang ku dengar. entah apa yang di pikirkan mereka tapi selalu ada cerita yang ku dapat. tak adil rasanya mencampuri urusan org lain yang tidak mencampuri urusanku (yang ku tahu belakangan, pada akhirnya dia hidup dengan bayang- bayangku). sedikit banyak aku tahu wanita- wanita yang menjalin hubungan dengannya.

adiknya jadi orang specialnya (dan aku bertanya - tanya, sejak kapan perasaan itu?) dan yang tak terduga pacarnya selalu curiga padaku. ya kami memang masih menjalin hubungan karena ibu ku merasa sah- sah saja jika kami jadi teman karna pernah mengenal satu sama lain namun ternyata wanitanya tidak berpikir demikian.setiap mereka ribut selalu aku yang dapat kata-kata makian. agak mengherankan memang, aku yang hanya berfikir akan bisa berteman dengan kekasihnya namun beginilah kenyataannya. sampai pada saat (kejadian yang tidak akan terlupakan) dia menjalin komunikasi dengan ku melalui sms malam itu tiba- tiba saja kekasihnya yang membalasnya (aku tahu dari bagaimana isi sms itu), mereka ribut dan kekasihnya bilang setiap dia bertanya tentang ku, dia tidak pernah menjawab.karna memang tidak ada apa-apa di antara kami, ku katakan yang sejujurnya namun dia tetap tidak percaya. aku pernah belajar untuk tidak menyiram minyak di dalam kobaran api. setiap ada yang "terbakar"aku berusaha menyiramnya dengan air. melelahkan memang namun hasilnya; kekasihnya mulai beritikat baik padaku entah ingin mengorek informasi atau apa, aku tidak begitu perduli. dan terjadilah, mereka menyelesaikan hubungan mereka dan dia menjalin hubungan dengan adik-adikannya. untuk ku sah- sah saja. namun ironis saat mantan kekasihnya curhat padaku menjelek-jelekkan wanita yang jadi kekasih pacarnya dulu padaku. dan saat mereka pacaran dulu, adik-adikannya menjelek-jelekkan kekasih abangnya.
dan yang aku tahu belakangan, di belakang ku mereka menjelek-jelekkan aku. tidak masalah untuk ku toh aku bukan siapa- siapa nya dan mereka bukan apa-apa. setelah saat itu aku berusaha menjaga jarak dengannya dan mulai mencoba dengan yang lain. 2 tahun aku lewatkan dengan sahabat- sahabat ku yang menarik dan aku sangat bersyukur tuhan memberikan mereka dalam hidupku. aku tidak berhasil melalui nya dengan orang baru itu. hanya bertahan 3 bulan dan semuanya bubar, anehnya semua tanpa bekas di hatiku. aku meminta maaf karna telah menyia-nyiakan orang lain tapi maksud dan tujuan awal ku bukan itu.



aku menutup semua kesempatan dan selama ini kami tetap berhubungan. tanpa ku tahu sore itu dia datang ke rumah ku. ibu ku yang berada di rumah menyambutnya dengan kalimat menanyakan kekasihnya apa tidak marah jika dia kemari. aku senyum-senyum saja mendengar itu. ibu ku tahu banyak hal tentang hubungan kami. kami menjalin komunikasi yang semakin dekat. namun tak lama aku tahu dia menjalin hubungan dengan orang lain dan dia mendekati ku. karna aku sudah mengetahui bagaimana dia maka tak ku tanggapi. jika memang sudah punya kekasih ya tak ada yang berubah. smua akan tetap sama. kami hanya berteman. saat ku tanyakan hal itu dia tidak mengaku, namun teman- teman ku tahu. dan adik-adikannya sekaligus mantan kekasihnya memberi tahuku siapa kekasihnya itu. aku hanya menanggapi sekenannya karna aku tidak mengenalnya dan tidak ingin tahu. adik-adinya bilang, akan lebih bahagia jika aku kembali menjadi kekasih abangnya.

Entah itu hanya di bibir atau benar-benar dari hatinya.(banyak kesempatan yang memperlihatkan betapa tidak sukanya dia). akhirnya atas pertimbangan ku dan juga persetujuan ibuku, aku menerimanya lagi.selama ini berjalan aku tahu mereka membicarakan ku, tidak suka padaku. betapa mudahnya seseorang dalam hidup mu menjungkir balikkan segalanya. aku sempat menyalahkan diriku atas apa yang terjadi pada mereka, bagaimanapun aku sama seperti mereka, wanita .sempat terpikir untuk mangakhiri dan meninggalkannya untuk membuat segalanya baik-baik saja. mantan kakasihnya tak ada satupun yang menyukai ku padahal dulu mereka banyak curhat padaku. banyak yang ku lalui, kehilangan banyak orang di sekitarku. aku dan mereka seperti 2 kutub magnet yang sama. entah apa yang salah. tapi dalam hidup aku belajar, "tidak semua orang bisa menerima kesalahan dan kekalahan mereka". yang aku tahu seseorang yang ku sebut "teman" bukan lah orang seperti itu.


 ini bagian dari cerita singkat masa lalu untuk jadi guru,  merangkai jalan masa depan yang lebih baik lagi (:

Wednesday, May 22, 2013

Diam - diam ku selipkan rindu pada angin

Hujan deras hari ini. langit pekat dengan kelam membayang. kilatan petir dan suara guntur jadi suara pendukung dari rindu yang terus menanri - nari tanpa henti. Dedaunan bergoyang tanpa irama yang pasti, rasanya tak mampu menyaksikan hari kelam dan dingin. ingin menyerah namun bayang- bayangnya dan seluruh yang ada padanya hadir dan pergi bersama angin. Payung hitam jadi teman di tengah derasnya hujan, semakin kencang aku berlari semakin kencang angin menyongsongku. aku, angin, tanpa mu, tanpa tawa, tanpa lindungan. Terseok - seok menatap nanar pada langit. indah, begitu luar biasanya air langit yang tumpah ini, aku merasa tanpa teman, saksi bisu dalam keheningan dan semua berputar di sekelilingku.
Aku, aku yang menyisipkan rindu pada angin hujan malam ini, penuh air mata, lumpuh oleh pekatnya malam dan semua menghilang.......

Monday, May 20, 2013

Saat formulasi 5 huruf yang ABSURD menyerang

Sempurna. Kata yang menggambarkan sesuatu dengan “tanpa kekurangan”sejenis sihir keindahan . saat matahari terbit dan terbenam , terasa sangat mempesona dari biasanya. bintang – bintang pada gelapnya malam jadi terasa lebih bersinar, lebih , lebih dan lebih lagi. Waktu seperti berlari saat kau bersama si sempurna dan terasa seperti merangkak saat malam menjadi atapmu jauh darinya. Mengalaminya ? Janji makan malam jam 7 dan pulang baru – buru jam 3, hanya untuk memilih warna baju, sepatu dan seperangkat alat mempesona lain untuk memikat. Mandi dan mulai merancang semuanya, ini baru jam 5. Berkaca dan terus berkaca, berlatih bicara entah bagaimana caranya terlihat “luar biasa” hingga jam tujuh berteriak. Mengalaminya ? Tersenyum semanis mungkin, bersikap jaim dan tidak apa adanya. Berusaha terlihat keren dan yang pasti ingin memberi kesan “mempesona”. Salah tingkah saat berhadapan, menjatuhkan sesuatu dan mengambilnya secara bersamaan (sinetron banget). Mengalaminya ? Tidak salah lagi, gejala :
satu kata , formulasi lima huruf yang absurt dan sangat mematikan di dunia namun tidak menyebabkan kematian (untungnya) sedang menyerang mu. Dan aku menyebutnya C I N T A
. bagaimana tahu kalau itu benar – benar “cinta”. Mudah saja, apa yang menjadi kelebihannya >>>> HANCURKAN ! Jawab ini dengan jujur. Apa yang membuat mu menyukainya ? apa hanya itu saja ?alasannya ? saat semua jawabannya “hanya karnaaaaa karnaaaa karnaaaa entah lah, aku hanya menyukainya“. Bisa di katakana itu benar – benar CINTA. Tapi tunggu dulu. Apa saat dia yang terlihat sekarang, berubah menjadi sesuatu yang berbeda namun tetap dalam isi yang sama. Perasaan itu tetap sama ? saat kau mencintainya karna dia tampan, bagaimana jika dia tidak tampan lagi ? saat dia pintar bermain music, bagaimana jika dia tidak bisa bermain music lagi ? bagaimana ? bagaimana ? bagaimana? Jangan bertanya pada orang lain. Hanya dirimu yang tau. Saat semua alasan pergi namun rasa itu tetap ada. Mungkin iya.

Sunday, February 24, 2013

BUKAN AKU, NAMUN HATIKU

tumbuh dati tunas, tunas yang tak di sadari keberadaannya. tumbuh tersiram hujan, hampir mati dalam kekeringan panjang dan muncul tunas - tunas lain yang beragam. alam memilihnya. tunas hampir mati itu tersiram hujan dan kembali tumbuh. aku memupuk tunas lain yang tak ku sadari tunas itu ikut menyerapnya. aku terus memupuk tunas - tunas ku yang lain dan setiap itu pula tunas itu ikut menyerapnya. saat melihat - lihat taman ku, aku menemukan ilalang kecil dan itu lah tunas selama ini. aku mencabutnya, membuangnya agar tak mengganggu tumbuhan ku yang lain. tunas - tunas itu telah terlihat, menjadi tumbuhan-tumbuhan kecil yang manis. terus ku siram, terkadang hujan yang menyiramnya. ku pupuk dan mereka tumbuh menjadi tumbuhan yang nyata bagiku, saat aku melihat mereka. aku menemukan ilalang yang telah tumbuh terlalu kuat berakar di taman indahku. kekeringan pun datang, tak ada hujan, tak ada air untuk menyiram bunga, tak ada puput agar mereka subur. mereka mati perlahan dalam diam namun pasti. saat langkah - langkah melambat dalam diam ku lihat ilalang masih hidup, tak hijau memang namun dia tak mati. dan ilalang itu terus tumbuh dalam tamanku tanpa ku sadari dan pada akhirnya mengiris jari - jari tanganku saat aku menggenggamnya.

RANTING - RANTING PENJARA

sayap - sayapnya patah, terjatuh tanpa teriakan dan tangis. berputar, bukan tak ingin namun tak mampu. kegelapan dalam diam merayap, meraba setiap lekukan namun tak terpejam. tanpa tawa, tanpa senjata menunggu yang datang, harapan menguap bersatu bersama angan dan angin yang menghancurkan. tetap menunggu hingga cahaya datang dan tetap terdiam. dimana mana ada daun yang berjatuhan, ada angin yang datang melululantakkan namun tanpa obat sebagai penguat. rasanya sayap - sayap telah hancur tak mampu lagi mengepak. tertatih berjalan tanpa tujuan. sekali lagi rasa sakit mengingatkan. beberapa mendekat namun saat selangkah lagi bertemu, semua mundur pergi meninggalkan jejak. ceruk ceruk air terlihat ramai, aku di dalamnya namun tetap terasa sepi. sayap tak lagi membanggakan, aku kehilangan

BERSEDIA UNTUK TINGGAL

Saya ingat, dulu sekali saya pernah memintamu pada Tuhan. Seseorang yang bersedia untuk tinggal dan berada disisi saya setelah tahu banyak ...