Perbedaan adalah cara tuhan memperlihatkan betapa indahnya kebersamaan. Perbedaan adalah cara termudah untuk jalan beriringan, saling membahagiakan dan saling menyempurnakan -bagiku. Lain halnya bagimu, perbedaan adalah jalan berpisahan, yang meski kita punya pilihan lain kita seolah tak melihat kesempatan bahagia di dalamnya.
tidak bisakah kita saling mengingatkan meski saat salah satu dari kita terluka karna salah satu dari kita yg lain ?
Kita memang terlahir dengan jodoh kita masing-masing. Entah itu akhirnya tetap jadi kita atau tidak, tapi berupaya memutuskan siapa yang bersanding dan menghabiskan sisa waktu yang kita miliki untuk selalu bersama baik dalam bahagia maupun airmata tidak buruk bukan ?
Sungguh hati yang tak mampu di bohongi tak mungkin salah menentukan tempat berlabuhnya. Seperti aku yang juga tak mungkin salah memilihmu. Bukan cinta yang buta, namun kita lah makhluk yang sempurna di antara makhluk lainnya memilih untuk mengatas namakan segala nafsu atas cinta. Tak lagi suci, tak lagi murni, tak lagi penuh arti. Menghalalkan yang haram karna jadi kebiasaan dan kebutuhan.
Tidak bisakah kita saling mengingtkan meski dalam luka dengan tutur bahasa yang menjadi obat ? Tidak bisakah kita saling menerima karna beginilah kita, dan kita yang semakin tumbuh jadi lebih baik lagi ? Tidak bisakah jadi saksi bagaimana kita saling bertengkar lalu tertawa bersama ? Tidak bisakah jadi satu-satunya yang tinggal saat semua orang pergi ? Tidak bisakah jadi sandaran saat dunia terasa tanpa tembok ?
Tidak bisakah ?
- ku tanyakan pada sosok yang terpantul dalam cermin

