Sunday, November 20, 2011

pelangi dan kelir warnaku

Pandangan tanpa batas, tak ada yang menghalangi. ah ternyata ada kaca. Ku pikir seluruh jagat raya mendukungku ternyata tidak. Apa aku boleh menangis ? rasanya airmata pun tak mampu menggambarkannya.

Saatnya untuk berjuang, perjalanan masih sangat panjang. Tak hanya alam yang jadi teman sekaligus penghalang tapi ego diri sendiri pun jadi tantangan yang harus di taklukkan. Dia menemaniku, ku ucapkan terimakasih (: aku tak bisa selalu menemaninya, dia ucapkan tidak apa aku bisa sendiri. Aku tau kau berbohong, sudahlahi saja. Itu percuma tapi……terimakasih (‘:

Aku tau, aku tak pernah melangkah sendiri. Aku selalu punya teman. Saat oase wajahku membanjir tak mampu tertampung, ada yang merangkul. Selalu ada cinta yang kembali asal kau berani menaburnya, membaginya dengan yang lain. Aku punya pelangi dan aku punya kelir warna. SEMPURNA sekali (‘:


Saat hujan datang, selalu ada pelangi setelahnya. Saat gambar langit yang ku miliki berawan hitam aku punya kelir warna untuk merubah hitamnya atap alam. Aku cinta keduanya, sama sama indah. Hey pelangi, aku ingin kau tau meski kau tak ingin mendengar atau sekedar melirikku tapi akan tetap aku katakan. Jangan tutup telingamu, atau aku akan berteriak. tetap lah jadi pelangi yang indah setelah hujan datang, aku pasti selalu melihatmu sesibuk apapun aku dengan segudang kebahagiaanku. Dan untukmu kelir warna, kau mampu merubah apapun. aku ingin kau selalu punya warna indah yang aku butuhkan namun jika kau tak memilikinya aku tetap ingin kau bersamaku. anugrah terbesar-NYA untukku adalah kalian :’D



Apa boleh aku menangis ? aku tahu jawabannya tidak. Jangan marah, ini kebahagiaan. Ucapan terimakasihku untuk teman sejati seperti kalian dari-NYA. Sejauh apapun jaraknya, aku tau kalian akan tetap kembali menyinari hari-hariku. Aku bukan tempat persinggahan tapi aku rumah untuk kembali.

surat untuk si hidup


selamat malam , selamat pagi, selamat siang ah aku bimbang disana apa ada siang ? pagi ? atau malam ?

kepada yang tercinta "HIDUP"
aku si penulis bagian dari sesaknya dunia

bagaimana kabarmu ? apa kau sehat ? aku menyimpang 1000 cahaya untuk harapan kesehatanmu (: aku si penulis bagian dari sesaknya dunia, membutuhkan mu selalu.

apa yang kau pikirkan ? maafkan aku terlalu sibuk dengan penghuni dunia sesak ini, aku membuatmu berpeluh. tak memeberimu celah untuk menebar bunga. tapi tak ku dengar keluh kesahmu (': kau lebih dari satria.

angin yang datang ku jadikan teman untukmu. apa kau senang ? ku jadikan langit sebagai atapmu dan hujan pendampingmu. aku suka hujan (: apa kau suka ? ku harap ya.
maafkan matahari, dia sering terlalu bahagia. ya aku tahu cahayanya begitu luar biasa. ku jadikan dia bintang untukmu ya (:

hey, mendung pernah datang padaku. dia ingin aku menyampaikan maaf untukmu.tak sengaja membuatmu takut katanya. dia lucu sekali. hahaaa
ah, aku lupa mengundang kebahagiaan. tempo hari, perayaanmu berantakan. akan ku tebus setiap dosaku padamu. aku berjanji

TERIMAKASIH untuk mu hidup (terlebih yang memilikimu) ku selalu denganmu. menjadi teman setia saat aku melewati dentangan waktu yang menjerit jerit. bertahan dengan kesetiaanmu bersama. kau yang terbaik satriaku

Saturday, November 19, 2011

terlambat ! DUNIAku tak lagi DUNIAmu

Rasanya kosong ah tapi ku rasa terlalu penuh. Di akhir ku lihat, aku tak dapat merasakan apapun. Dia menahan mu, membuatmu sesak tak mampu bernafas. Di sela sesaknya dada berbanding usaha menelan angin. Dia bisikkan, ikut aku ayo ikut aku

“sadarlah, bernafaslah ! ayo, bernafas jika bukan untukku tak apa. Hanya melihat kau bernafas tanpa sakit yang menggerogoti tubuhmu, aku sangat bahagia. Aku meninggalkanmu, aku pantas kau tinggalkan tapi tak seperti ini” teriaknya dengan hati yang terisak.


Diperjalanan sebelum istana baruku, aku pernah memohonmu tetap disampingku dengan jiwa yang kujadikan jaminan atasnya. Ya kau menghentikan langkahmu, melihatku melihat pertahanan terakhirku yang runtuh tak berarti bagimu, kau tetap meneruskan langkahmu ke depan. Aku melihatnya sendiri.


Saat aku yang membuat jarak , pergi meninggalkan duniamu, kau mengejarku. Aku lihat kau memohon. Aku lihat dulu gambaran yang terekam kembali berputar begitu menyedihkan. Lalu aku memandang jauh kedepan karna ada “dia” yang sudah menungguku.

Dulu saat di duniamu. Dalam cerita, apa peranku ada artinya? Skenarioku memang tak sepertimu. Sandiwara, ucapmu. Nyata buatku. Sudahlah, aku lelah. Kau tetap memaksa.
Di duniaku aku pemeran utamanya :D aku BAHAGIA. Aku ya milikku, bukan aku yang jadi milikmu dulu. Skenarioku selesai, sandiwaraku ku sudahi. Kini aku nyata, nyata dunia milikku, semu untuk mu.

Friday, November 18, 2011

kanvas KEHIDUPAN & TINTA WARNA


Apakah kanvas bisa memberi warna pada dirinya sendiri ? rasanya tidak, untuk itu diciptakan kuas. Apa tanpa tinta, kuas mampu memberi coretan warna ? jawabannya juga tidak, maka diciptakan tinta warna

Saat kuas bertumpu dan terangkat saat itu pula tinta mengering. Saat kanvas telah tergores dengan tinta, sekuat apapun usahamu menghapusnya kanvas tak lagi bisa seperti saat pertama kau melihatnya, begitu putih dan bersih.

Hidup layaknya lukisan, saat kuas menggoresnya dengan tinta warna yang beragam akan terlihat indah seperti pelangi di setiap warna ada makna, dan setiap makna memiliki sejarah.

Hidup diciptakan tidak hanya dalam rupa laksana alur yang begitu datar. Selalu ada goresan goresan yang ditorehkan.
Saat kau goreskan kuas di atas kanvas “HANYA” dengan warna hitam. Bukankah itu akan terlihat membosankan dan tidak menarik ? untuk itu di ciptakan biru, merah dan kuning (:
Seperti itulah hidup, kamu di ciptakan untuk memberi hidupnya warna, dia diciptakan untuk memberi hidup orang lain warna dan orang lain itu mungkin saja diciptakan untuk memberi hidupmu warna.

Selamat melukis, jadilah warna yang indah untuk setiap kanfas kehidupan yang singgah dan menyapamu (:

saat kehidupan memintamu memilih


aku pikir aku mampu, aku jauh lebih kuat dari yang aku tau. tapi nyatanya, hanya ragaku yang mampu menanggungnya sedangkan hatiku semakin hari semakin teriris dan hampir habis

sudah sekuat tenaga ku tahan airmata yang ingin memuntahkan segala asa dan beban itu, aku tak ingin memperlihatkan betapa rapuhnya aku karna tak mampu menahan angin yang berhembus terlalu kuat di sepotong perjalanan cerita hidupku.
Sudah ku teriaki hatiku, sudah ku beri semangat agar tidak memuntahkan beban yang ditanggungnya dengan cara seperti ini. Memalukan untukku, meneteskan air yang menganak sungai dan meluncur dengan indahnya dari kedua oase wajahku.
Bukankah aku memiliki 1000 pilihan untuk meringankan bebanku ?

"aku mohon, kuatlah, berhentilah untuk melakukan hal bodoh. apa kau mau terlihat rapuh dan lemah ? kau mau setiap orang dengan mudahnya dapat menyakitimu dan membuatmu hancur ? ku mohon berhentilah. kuatlah seperti aku. Aku percaya kau mampu jadi yang terkuat bahkan lebih kuat dari aku", kata raga pada hati

"hey, kau pikir kau yang terkuat ? aku (airmata)tau kau hanya berpura- pura kuat. jangan kau pikir selama ini kau yang memberi kekuatan raga. sadarlah kau kuat karna hati yang memberi kekuatan, karna hati yang telah memberikan seluruh kekuatannya hingga dia hancur. kau tau, sekarang dia hancur. kenapa ? karna seluruh kekuatannya habis untuk menyanggamu tetap berdiri hingga saat ini. dan AKU (AIRMATA) bukanlah hal bodoh. aku adalah satu satunya cara yang kau(raga) punya untuk mengurangi segudang bebanmu! berhenti mengataiku bodoh!", sergah airmata pada raga dengan tajamnya.

dan KEHIDUPAN pun datang, bertanya pada raga "apa yang kau pilih ? hati atau jantungmu ? apa kau mampu tetap mempertahankan aku tetap bersama mu dengan salah satu dari mereka ? selalu ada yang tersingkir".

Jantung meneriaki raga untuk memilihnya, mempertahankannya ada dalam raga "pilih aku, aku mampu membuat kehidupan tetap dengan mu selama kau juga denganku".
"Jangan ! pilih aku, pilih hati. Aku bisa mengundangnya hadir dan selalu hadir karna aku punya kekuatan yang mengalahkan kekuatan apapun. Aku mampu membuat kehidupan selalu denganmu raga asal kau memilihku", hati tak kalah dengan jantung untuk tetap mempertahankan kedudukannya.

"aku bingung harus memilih hati atau jantung, kehidupan. baiklah aku putuskan, aku memilih mereka berdua meski aku akan kehilanganmu. terimakasih untuk pilihan yang kau berikan. Aku tak mampu hidup hanya dengan salah satu dari mereka, mereka bagian dariku", jawab raga dengan bijaknya.

Setelah itupun kehidupan pergi, berhembus beriring angin yang datang dan berhempus lagi pergi menuju tempat lain sesuka hatinya. hati tak lagi berfungsi, jantung tak lagi berdetak dan ragapun tak dapat lagi hidup.

Sunday, November 6, 2011

aku menyebutnya "RINDU"

saat hatimu ingin tapi tak bisa, saat anganmu melayang tapi tetap tak kau temukan dikenyataan, dan saat matahari pergi digantikan bulan waktunya kau membayangkan.
bukankah menginginkan hal yang tak bisa kau dapatkan membuat luka di hatimu sendiri dan sebenarnya, tanpa kau sadari kau yang ingin melukai hatimu sendiri.


hanya bisa melihatnya di kejauhan, menatapnya dengan harapan dan menyimpannya untuk angan-angan, saat kau mencarinya hanya untuk sekedar melihatnya tapi tidak kau temukan.
mengukirnya dalam hati tanpa dia sadari, menginginkannya tanpa mengungkapkannya.
bukankah memendam perasaan untuk orang lain dan "orang lain" itu memautkan hatinya dengan orang selain kamu, membuatmu seperti dihantam sesuatu yang sangat keras hingga dapat memporak-porandakan hatimu?

tidakkah itu bodoh ? tidakkah kau merasa tak berdaya saat hati mengendalikan seluruh pikiranmu ? hati selalu punya cara untuk mencari jalannya sendiri tapi tetap mata, telinga, dan seluruh indra yang kau miliki yang jadi penyebabnya.
mana mungkin ada cinta tanpa perkenalan, mana mungkin ada cinta tanpa pertemuan dan mana mungkin ada cinta tanpa ada "sesuatu" yang menyebabkan -terjadinya.
dan yang menyebabkannya adalah bagian dari dirimu, jangan salahkan hati. dia hanya merespon setiap indra yang bekerja di tubuhmu :)

saat jarak yang menjadi penghalang, bukankah telinga tetap dapat bekerja saat mata tak bisa ?
aku percaya pada semua hal yang diberikan_NYA, semua indra ini anugrah

saat tangan tak bisa saling menggenggam, saat mata tak bisa saling berpandangan dan saat tubuhmu tak dapat saling bersentuhan tidak berarti cinta tak dapat hadir, dia seperti air, saat ada yang membuat celah meski sangat sangat sangat kecil, dia tetap bisa melewatinya. bahkan jika kau terus membiarkannya dia bisa membuat jalan itu menjadi sangat besar hingga setiap celah yang ada dipenuhinya.

dan untuk semua cinta yang ada didunia, akan menciptakan "sesuatu". terkadang dia menciptakan bahagia, sedih bahkan dapat membuat goresan hingga kehancur. tapi dia dapat pula menyatukan semua kepingan yang hancur berantakan menjadi utuh dan sangat sangat utuh. luar biasa bukan ? :)
yang pasti satu hal yang tak mungkin tak dapat dia ciptakan dan
aku menyebutnya rindu.
walau tangan saling bergenggaman, walau mata saling perbandangan dan walau tubuh saling bersentuhan dia tetap tinggal dan tak mau pergi. tak ada yang dapat mengusirnya. bukankah itu menyiksa ? tapi se"menyiksa" apapun rindu, saat kau berusaha mengobatinya dengan dia yang kau cinta, rasa sakitnya akan berkurang. kau harus percaya ini.

kekuatan cinta adalah sihir TERHEBAT didunia karna dapat merubah hal SEMUSTAHIL apapun menjadi sesuatu yang MUNGKIN. merubah hal yang kau anggap ANEH menjadi sesuatu yang SANGAT BIASA (:

Wednesday, November 2, 2011

you. yes YOU!

Hay kamu orang yang sekarang sedang mengisi hati pikiran dan hari hari saya. Selamat malam, selamat sore, selamat siang dan selamat pagi (:

Ingin rasanya menggapai mu, menangkap dan menyimpanmu di tempat teraman untukku. Tolong jangan pikirkan perpisahan ! 
jika TUHAN mengginginkan kita berpisah saya rasa itu sudah terjadi tapi faktanya gak gitukan ? DIA punya rencana yang indah untuk kita, nikmati waktu yang kita punya sekarang ini ya sayang :D
Sesungguhnya saya menggulang semua ini dari awal. Tau kenapa ? karna saya merubah dasar dari pola pikir saya untuk mengimbangi kamu (:

Bermula dari dasar pola cinta saya. kamu tau gak ada kata balikan untuk saya, sebenarnya prinsip ini bukan karna sekedar saya tidak ingin tapi ini salah satu cara saya melindungi diri (: hanya tidak ingin merasakan luka yang sama untuk kedua kalinya meskipun saya tahu jalan hidup kita masih panjang dan TUHAN banyak memiliki rencana untuk kita. Gak ada salahnya dong saya berusaha sendiri. Hehehe

Saya pernah melewati hari-hari saya dimasa lalu bersama kamu, dan sekarang saya mencoba untuk merubahnya. Merubah beberapa sifat saya untuk kita (: bukankah belajar untuk sabar, menahan amarah dan memcoba untuk percaya kepada orang lain hal yang baik ? saya mencoba melakukannya tapi pada dasarnya saya hanya manusia biasa yang tidak berdaya. Maaf jika tidak seperti harapan kamu
Kamu tau ? saya hanya takut kamu bohongi pada tapi saya tetap berusaha untk percaya (: bukankah ketakutan hanya dapat menhancurkan dan membuat mu tidak mampu memikirkan hal - hal yang positif
Saya BERUSAHA untuk TEGAR, KUAT, SABAR dan gak cenggeng (:

NOTE : hey lihat, aku menulis ini dengan penuh senyuman -tanpa sadar

Tuesday, November 1, 2011

dia orangnya

siang yang panas, dan akhirnya aku disini. menikmati makan siangku seorang diri.sapanya pada diri sendiri. "hari yang panas ya mas, saya pesan seperti biasa aja". di sebuah kafe dengan aksen yang romantis, tempat langganan yang biasa rini datangi.
"ini untuk mu", sapa seorang pria dengan entengnya dan berlalu begitu saja.belum sempat bertanya, pria itu melangkah pergi begitu saja.
"terimakasih" dengan tertahan rini mengatakannya sambil melihat kearah dimana pria tersebut pergi.

"ini mbak pesanannya", seorang pelayan datang dan menyajikan semangkuk eskrim dan puding coklat. "ya, terimakasih mas".
menikmati es krim nya sambil memikirkan pria aneh yang memeberinya setangkai bunga mawar merah, ya itu bunga kesukaannya. hingga akhirnya senja datang menjemput dan rini pulang membawa rasa penasarannya.


"selamat pagi dunia", sapanya di pagi hari saat membuka jendela kamarnya. waktunya mandi dan kuliah. selesai menyiapkan segala perlengkapan dan badan sudah wangi, rinipun pergi ke kampus.
dikantin tempatnya menuntut ilmu itu, dilihatnya sosok yang menyita banyak perhatiannya. "dia orangnya", berkata pada dirinya sendiri. "hey, kamu yang kemarin!" teriaknya pada pria itu. belum hilang rasa penasarannya pada pria itu, dia sudah berlalu dan menghilang seperti sebelumnya. selesai mengikuti sesi,
"hariku berjalanan tetap dengan kesendirian dan tanpa teman" lalu dia pergi ke kafe langganannya. tapi dia dapati pria yang dia cari dan membuatnya penasaran duduk dikursinya biasa duduk "permisi, kamu orang yang memberiku bunga semalam dan yang kulihat dikampusku tadikan ?". "ya, ini untukmu setangkai bunga mawar. bukankah ini bunga kesukaanmu ?". balasnya menanggapi ucapan rini. "kamu tau dari mana aku menyukai mawar? maaf kamu siapa ? kenapa memberiku bunga?".
"aku tidak hanya memberimu bunga, aku bahkan mampu memberimu kebahagiaan. aku tau segalanya tentangmu". jawabnya dengan senyum yang mengembang. "aku tidak suka dimata-matai dan aku sudah bahagian dengan hidupku. bawa pergi jauh kebahagiaan mu karna aku tak membutuhkannya". rini berlalu dengan perasaan yang kacau dan dengan beribu pertanyaan yang mengisi ruang-ruang kosong perasaannya.

"tunggu, aku adalah masa depanmu. jangan keras kepala, ayo bersama ku. aku bisa menemani mu. oh ya, namaku raka" mengulurkan tangannya kepada rini yang menatap tangan itu dengan aneh.
"apa aku pernah mengenalmu sebelumnya, aku merasa tidak asing denganmu sejak pertama kau berikan setangkai mawar itu". raka hanya memandangnya dengan senyuman dan mengajak rini pergi dari cafe itu, "mari ku antar pulang".

"terimakasih tapi siapa kamu?". "aku raka, aku masa depan, kebahagiaan, dan kehidupanmu, selamat malam rini".

BERSEDIA UNTUK TINGGAL

Saya ingat, dulu sekali saya pernah memintamu pada Tuhan. Seseorang yang bersedia untuk tinggal dan berada disisi saya setelah tahu banyak ...