bukankah menginginkan hal yang tak bisa kau dapatkan membuat luka di hatimu sendiri dan
hanya bisa melihatnya di kejauhan, menatapnya dengan harapan dan menyimpannya untuk angan-angan, saat kau mencarinya hanya untuk sekedar melihatnya tapi tidak kau temukan.
mengukirnya dalam hati tanpa dia sadari, menginginkannya tanpa mengungkapkannya.
bukankah memendam perasaan untuk orang lain dan "orang lain" itu memautkan hatinya dengan orang selain kamu, membuatmu seperti dihantam sesuatu yang sangat keras hingga dapat memporak-porandakan hatimu?
tidakkah itu bodoh ? tidakkah kau merasa tak berdaya saat hati mengendalikan seluruh pikiranmu ? hati selalu punya cara untuk mencari jalannya sendiri tapi tetap mata, telinga, dan seluruh indra yang kau miliki yang jadi penyebabnya.
mana mungkin ada cinta tanpa perkenalan, mana mungkin ada cinta tanpa pertemuan dan mana mungkin ada cinta tanpa ada "sesuatu" yang menyebabkan -terjadinya.
dan yang menyebabkannya adalah bagian dari dirimu, jangan salahkan hati. dia hanya merespon setiap indra yang bekerja di tubuhmu :)
saat jarak yang menjadi penghalang, bukankah telinga tetap dapat bekerja saat mata tak bisa ?
aku percaya pada semua hal yang diberikan_NYA, semua indra ini anugrah
saat tangan tak bisa saling menggenggam, saat mata tak bisa saling berpandangan dan saat tubuhmu tak dapat saling bersentuhan tidak berarti cinta tak dapat hadir, dia seperti air, saat ada yang membuat celah meski sangat sangat sangat kecil, dia tetap bisa melewatinya. bahkan jika kau terus membiarkannya dia bisa membuat jalan itu menjadi sangat besar hingga setiap celah yang ada dipenuhinya.
dan untuk semua cinta yang ada didunia, akan menciptakan "sesuatu". terkadang dia menciptakan bahagia, sedih bahkan dapat membuat goresan hingga kehancur. tapi dia dapat pula menyatukan semua kepingan yang hancur berantakan menjadi utuh dan sangat sangat utuh. luar biasa bukan ? :)
yang pasti satu hal yang tak mungkin tak dapat dia ciptakan dan
walau tangan saling bergenggaman, walau mata saling perbandangan dan walau tubuh saling bersentuhan dia tetap tinggal dan tak mau pergi. tak ada yang dapat mengusirnya. bukankah itu menyiksa ? tapi se"menyiksa" apapun rindu, saat kau berusaha mengobatinya dengan dia yang kau cinta, rasa sakitnya akan berkurang. kau harus percaya ini.aku menyebutnya rindu.

wah .
ReplyDeletebisa nulis juga :D
saluuut :)
terimakasih, saya anggap pujian (:
ReplyDelete