Wednesday, May 2, 2012
SEMU
menulis tanpa tinta, coretan tanpa tanda. Rasanya tak ada yang tersisa . Jauh pergi, angin yang membawa. semua terbang, laut bersorak, hati tetap terluka. tak ada yang berubah segalanya masih sama.
sayup bayang- bayang mendekat, lalu berlalu dan tak lagi terlihat. bersemi, tumbuh para bunga lalu gugur dan hilang. hanya sementara, indah yang tak abadi, lalu musnah.
merayap ingin mendekat tapi sudahlah.....
menjauh, terjatuh dan hancur.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
BERSEDIA UNTUK TINGGAL
Saya ingat, dulu sekali saya pernah memintamu pada Tuhan. Seseorang yang bersedia untuk tinggal dan berada disisi saya setelah tahu banyak ...
-
Saat memilih untuk mencintai harusnya tiap-tiap kita tahu apa resikonya. Sudah tertulis jelas segalanya pasti bermuara, saat ada yang menga...
-
Bagaimana aku dapat mengucapkan “selamat tinggal, aku melepasmu….” Kepada seseorang yang tak pernah jadi milikku ? Kenapa aku menangisi ses...
-
Bahagia itu sederhana. Sesederhana kita berbagi apa yang kita miliki. Bahagia itu saat senyum para sahabat dan orang yang dicintai mengemba...

No comments:
Post a Comment