Tuesday, November 13, 2012
IRAMA ITU DIA
Dentingan indah berirama rendah berjingkat jingkat memeluk, menusuk dengan kelembutannya. Membuai mu dalam sendunya. Berhenti untuk mengikutinya seperti berhenti untuk bernafas, saat jarak membuat berjauhan iramanya seakan mendekat membunuh semua rentang. Saat irama lain berusaha mempengaruhi, maka dentingannya meninggi membuat mu hanya mendengarnya.
Dia pusat dunia mu, jadi tempat terindah sekaligus terburuk mu , jadi matahari dan bulan mu, jadi hamparan cinta terpupuk tanpa benci dan hutan di tengah padang tandus.
mengukir alunan irama rindu di sela-sela dunia
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
BERSEDIA UNTUK TINGGAL
Saya ingat, dulu sekali saya pernah memintamu pada Tuhan. Seseorang yang bersedia untuk tinggal dan berada disisi saya setelah tahu banyak ...
-
Saat memilih untuk mencintai harusnya tiap-tiap kita tahu apa resikonya. Sudah tertulis jelas segalanya pasti bermuara, saat ada yang menga...
-
Bagaimana aku dapat mengucapkan “selamat tinggal, aku melepasmu….” Kepada seseorang yang tak pernah jadi milikku ? Kenapa aku menangisi ses...
-
Bahagia itu sederhana. Sesederhana kita berbagi apa yang kita miliki. Bahagia itu saat senyum para sahabat dan orang yang dicintai mengemba...


No comments:
Post a Comment