Friday, April 18, 2014

BISA TIDAK UNTUK TIDAK PERGI ?

Rindu yang ku tumpuk semakin tinggi, rasa-rasanya sudah tak ada ruang kosong lagi. Sesulit ini kah mengatakan “aku merindukan mu”. Hahahaha, yang ku tertawakan rasa takut ku. Semakin ku coba untuk menghapusnya maka semuanya semakin terlihat jelas.

“kamu baik-baik saja ? aku pernah lebih baik saat kau di sini. Hatimu baik-baik saja ? hatiku pernah lebih baik saat kau yang mengisinya. Apa masih ada aku di sana ? masih terlalu jelas untukku hapus dalam hatiku segenap cinta yang pernah jadi milikmu. bisa tidak untuk tidak pergi ? bisa tidak untuk tidak meninggalkan ku ?”



Sulit melihat kau tahu semuanya dengan jelas dan aku meraba-raba. Sepertinya dunia meneriaki ku untuk terus berjalan namun kau punya tembok yang tinggi dan tak membukakan pintu untuk ku.

Bingung ? kata yang kerap menyapa di sela –sela rasa takut ku. Takut ini benar-benar kenyataannya. Takut aku bermimpi dan tak sanggup untuk bangun. Takut kau hanya mimpi dan aku memiliki kesempatan di setiap detiknya untuk bangun dan melihat kenyataan tak ada kau di sini.

Hahahhaa, yang ku tertawakan diri ku. Betapa pengecutnya aku untuk mengakui kenyataan, semuanya berbeda dan aku masih jadi orang yang sama. Orang yang masih tak mampu berlari tanpa mu, orang yang masih sama tak bisa  menunjukkan betapa berharganya genggaman tanganmu, orang yang masih sama tak bisa menahan air mata dan senyum ku saat mengingatmu.


Seindah ini kah cinta ? hingga saat aku kehilangannya, aku pun ikut hilang bersamanya. Serumit inikah cinta ? hingga aku tak mampu menjelaskan nya pada mu untuk tak beranjak dari sisiku.

No comments:

Post a Comment

BERSEDIA UNTUK TINGGAL

Saya ingat, dulu sekali saya pernah memintamu pada Tuhan. Seseorang yang bersedia untuk tinggal dan berada disisi saya setelah tahu banyak ...