Tuesday, April 29, 2014

PENCIPTAKU TAHU SEGALANYA

Tuhan tau gimana capeknya aku ngelewatin ini semua sendirian
Tuhan tau gimana sabarnya aku ngadepin tingkah kamu
Tuhan tau aku sudah lelah pertahanin kamu
Tuhan tau aku sudah ingin berkali-kali menyerah untuk tetap menunggu
Tuhan tau gimana sakitnya aku ngeliat kamu sama yang lain dan aku cuma bisa nangis sendiri
Tuhan tau aku jatuh sakit setiap kali aku denger kamu dekat sama wanita lain
Tuhan tau gimana inginnya aku meluk kamu buat kasih tahu kalau aku ada di sini selalu -buat kamu
Tuhan tau aku selalu berusaha terlihat kuat buat kamu –cuma buat kamu
Tuhan tau selalu ada nama kamu di setiap doa-doa ku , entah berharap kamu baik-baik saja atau sehat selalu
Tuhan tau aku selalu belajar untuk jadi lebih baik dari waktu ke waktu  jadi aku gak ngecewain kamu seandainya kamu milih aku –seandainya
Tuhan tau aku belajar ngeikhlasin kamu , sekuat yang ku mampu agar kamu dapat kebahagiaan yang kamu cari
Tuhan tau aku sungguh-sungguh merelakanmu , melepaskanmu untuk bebas memilih -termasuk tak memilihku
Tuhan tau aku gagal membuangmu dari ingatanku, gagal mengenyahkanmu dari hatiku, gagal melangkah tanpa bayang-bayangmu, gagal tersenyum karna tersadar bukan kamu yang menggenggam tanganku
Tuhan tau aku mencoba dan pada akhirnya aku sadar, yang ku lakukan tetaplah mununggu dan selalu menunggu





Aku bertanya- tanya yang asal tahu saja sampai sekarang belum ku temukan jawabannya  ; biarlah…… mungkin jawabannya belum ingin ku temukan atau kami saling mencari jadi belum bertemu hingga kini. Biarlah, biarlah terus aku bertanya tanya dengan begitu aku terus punya harapan di sela- sela tanya ku yang belum menemukan ujung (dengan harapan yang terus membumbung) ; apa ini benar ? apa aku sudah benar ? apa aku yakin ini yang benar ? apa ini yang ku inginkan ? apa ini yang ku butuhkan ? apa hanya aku yang merasakan ? apa hanya aku ? apa hanya aku ? apa hanya aku ? apa hanya aku ?


-jalan ini terlalu berliku dan aku terlalu banyak terluka

Terimakasih ya untuk inspirasinya . aku punya pundak, mungkin tak begitu nyaman tapi aku bersedia meminjamkannya dan aku tak akan pergi hingga kau memintaku pergi bahkan mungkin saat kau memintanya aku tetap tak pergi.

No comments:

Post a Comment

BERSEDIA UNTUK TINGGAL

Saya ingat, dulu sekali saya pernah memintamu pada Tuhan. Seseorang yang bersedia untuk tinggal dan berada disisi saya setelah tahu banyak ...